Rektor IAIN SAS Babel Hadiri Undangan Taklimat Presiden Prabowo di Istana Negara

avatar Tong Hari
Tong Hari

95 x dilihat
Rektor IAIN SAS Babel Hadiri Undangan Taklimat Presiden Prabowo di Istana Negara
Rektor IAIN SAS Babel, Prof. Dr. Irawan, M.S.I Hadiri Undangan Taklimat Presiden Prabowo di Istana Negara

IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA. Presiden Prabowo Subianto mengundang 1.200 Rektor dan Guru Besar perguruan tinggi negeri dan swasta ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bekerja sama dengan Istana Negara, sebagai forum strategis penyampaian arahan Presiden kepada pimpinan perguruan tinggi, termasuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), terkait penguatan peran pendidikan tinggi dalam pembangunan nasional.

Prabowo menegaskan pentingnya pemahaman bersama terhadap perubahan global guna merumuskan strategi yang tepat. "Kondisi dunia saat ini begitu dinamis. Apa yang terjadi di luar negeri akan mempengaruhi kita. Karena itu, kita harus siap dan memahami tantangan ke depan," ujar Prabowo.

Taklimat Presiden berlangsung selama kurang lebih tiga jam dan membahas secara mendalam dinamika geopolitik global serta implikasinya terhadap arah pembangunan nasional. Presiden menegaskan bahwa dunia saat ini tengah mengalami perubahan besar dalam peta hubungan internasional yang menuntut kewaspadaan dan kecerdasan strategis bangsa.

Di akhir taklimat, Presiden Prabowo meminta para rektor, guru besar, dan cendekiawan untuk aktif membantu menutup “lobang-lobang bocor” dalam tata kelola negara.

Rektor IAIN SAS Babel, Prof. Dr. Irawan, M.S.I, menyambut baik arahan Presiden dan menilai taklimat ini sebagai momentum penting bagi perguruan tinggi keagamaan Islam untuk memperkuat kontribusinya dalam pembangunan nasional. Menurutnya, IAIN SAS Babel memiliki peran strategis dalam mengintegrasikan keilmuan, nilai keislaman, dan kebangsaan.

Ia menyampaikan bahwa partisipasi Rektor IAIN SAS Babel dan pimpinan PTKIN lainnya dalam forum nasional tersebut mencerminkan komitmen Perguruan Tinggi Keagamaan Islam dalam mendukung kebijakan pemerintah di bidang pendidikan tinggi.

“Taklimat Presiden ini menjadi ruang konsolidasi nasional bagi perguruan tinggi dalam menyatukan visi pembangunan sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing global,” ujar Prof. Irawan.

“Perguruan tinggi keagamaan Islam siap mendukung kebijakan pemerintah dengan terus meningkatkan kualitas pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat,” Imbuhnya(*)