Rektor IAIN SAS Babel Hadiri Halaqah Musyawarah Kerja Nasional dan Pelantikan Pimpinan Pusat ISNU

avatar Tong Hari
Tong Hari

87 x dilihat
Rektor IAIN SAS Babel Hadiri Halaqah Musyawarah Kerja Nasional dan Pelantikan Pimpinan Pusat ISNU
Rektor IAIN SAS Babel Hadiri Halaqah Musyawarah Kerja Nasional dan Pelantikan Pimpinan Pusat ISNU


IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA. Rektor IAIN SAS Bangka Belitung, Dr. Irawan, M.S.I menghadiri Halaqah Musyawarah Kerja Nasional dan Pelantikan Pimpinan Pusat ISNU di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (30/7/2025).

Kedua acara ini merupakan agenda yang dirangkaikan dengan Pelantikan Pengurus PP ISNU masa khidmat 2025-2030.

Mengangkat tema "ISNU untuk Indonesia Emas dan Peradaban Dunia," acara ini menjadi tonggak penting bagi ISNU dalam memantapkan posisinya sebagai komunitas keilmuan yang berdampak luas.

Dr. Irawan yang juga menjabat sebagai Rektor IAIN SAS Babel menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap ISNU dapat terus memperkuat peranannya dalam menjaga akidah umat dan memperkokoh nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.

“NU harus tetap menjadi benteng akidah umat. Di tengah dinamika sosial dan tantangan global yang terus mengerus dan mendegradasi akidah generasi muda dan kalangan milenial,” ujar Irawan.

Pesan Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar dalam Halaqah Musyawarah Kerja Nasional dan Pelantikan Pimpinan Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU)“Kehadiran ISNU sangat tepat waktu. ISNU harus menjadi artikulator, translator, dan transformer untuk membawa nilai-nilai Islam modern Indonesia ke panggung dunia,” ujar Menag.

Dia menilai, Indonesia memiliki potensi besar menjadi pusat peradaban Islam dunia yang baru, menggantikan dominasi kawasan lain. Stabilitas ekonomi, politik, serta karakter masyarakat Indonesia yang demokratis dan egaliter menjadi modal utama menuju arah tersebut.

“Kalau dunia Islam mencari kiblat baru, maka Indonesia tempatnya. Tapi kita harus belajar dari logika perkembangan peradaban. Nabi Muhammad SAW adalah the best manager and leader. ISNU harus meneladani strategi beliau yang sangat plural dan multitasking,” tuturnya.

Sementara itu, Prof. Kamaruddin Amin yang sekaligus menjabat sebagai Sekjen Kemenag, dalam sambutannya menyatakan kesiapan ISNU untuk mengambil bagian aktif dalam mewujudkan visi besar bangsa.

“ISNU adalah wadah para ahli dan expertise. Kita harus ikut berkomitmen mendatangkan kemaslahatan, mendukung strategi pemerintah, dan menjadi mitra strategis menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Menurutnya, ISNU harus menjadi perkumpulan peradaban yang memiliki daya, manfaat, dan maslahat nyata bagi masyarakat dan negara. Melalui kolaborasi dengan pemerintah dan visi Asta Cita Presiden Prabowo, ISNU diharapkan dapat berperan aktif mewujudkan Indonesia sebagai negara maju yang berdaya saing global.

Hadir dalam acara ini Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak (PPPA) Arifah Choiri Fauzi., Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar dan pengurus wilayah ISNU se-Indonesia.(*)