IAINSASBABEL.AC.ID - Bangka Barat. Kuliah di IAIN SAS Bangka Belitung It's My Destination, Tim Sosialisasi Mahasiswa Bidikmisi KIP-K IAIN SAS Bangka Belitung semakin gencar dalam mensosialisasikan kampus IAIN SAS Bangka Belitung ke sekolah- sekolah yang ada di Wilayah Bangka Barat.
Diantaranya ada 5 sekolah yang siap menerima sosialisasi secara tatap muka, antara lain: SMA IT Muntok, SMK N 1 Simpang Teritip, SMK N 1 Tempilang, SMA N 1 Tempilang, dan SMA BAKTI Parit Tiga. Tapi, tak banyak juga ada sekolah yang tidak bisa melakukan sosialisasi secara tatap muka dikarenakan KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) di sekolah dilakukan secara daring (dalam jaringan).
Misi utama BMGTS ialah memotivasi dan menyosialisasikan kepada generasi emas bangsa Indonesia terkhususnya siswa/wi kelas 12 agar mereka bersemangat untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Keagamaan yang ada di Bangka Belitung yaitu IAIN SAS Babel.
Menurut Naina, selaku koordinator wilayah BMGTS Bangka Barat program BMGTS ini harus selalu digalakkan setiap tahunnya, tujuannya menginformasikan secara jelas jalur Penerimaan Mahasiswa Baru ada 3 dan juga ada banyak sekolah di daerah yang belum terdaftar di PDSS karena pihak sekolah belum paham mengenai jalur pendaftaran tersebut.
Selanjutnya, jalur penerimaan mahasiswa baru sebagaimana biasanya ada 3 antara lain, Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN), Jalur Ujian Masuk PTKIN (UM-PTKIN) dan Jalur Ujian Masuk Mandiri (UM-Mandiri).
Kegiatan sosialisasi di Bangka Barat telah dimulai sejak Rabu (23/2/2022). Ada 17 sekolah yang sudah dikunjungi untuk sosialisasi. Dan kegiatan sosialisasi ini akan terus berlangsung hingga beberapa hari kedepannya.
"Dengan terlaksananya sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) di Kabupaten Bangka Barat ini, besar harapan kami tim BMGTS sudah berusaha semaksimal dalam menyosialisasikan Penerimaan Mahasiswa Baru IAIN SAS Bangka Belitung dan semoga bisa memotivasi para siswa/wi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi," ucap Naina.
(Penulis: Meilani dan Tong Hari/Ayaknan | Editor: H. Ika Robiantari)