Prodi BKPI IAIN SAS Babel Gelar Webinar Bahas Penyusunan Proposal Penelitian Sesi ke-2 dan untuk Mahasiswa

avatar Tong Hari
Tong Hari

76 x dilihat
Prodi BKPI IAIN SAS Babel Gelar Webinar Bahas Penyusunan Proposal Penelitian Sesi ke-2  dan untuk Mahasiswa
Prodi BKPI IAIN SAS Babel Gelar Webinar Bahas Penyusunan Proposal Penelitian Sesi ke-2 dan untuk Mahasiswa



IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA.  Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung (IAIN SAS Babel) sukses menggelar Webinar Penyusunan Proposal Penelitian Sesi ke-2 dengan materi Penelitian Kualitatif.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat, 14 Maret 2025, melalui platform Zoom Meeting dan diikuti oleh mahasiswa Prodi BKPI yang antusias dalam memahami lebih dalam tentang metode penelitian kualitatif.

Sebelumnya, telah dilaksanakan sesi pertama yang membahas tentang Penyusunan Proposal Penelitian Kuantitatif. Dengan memahami kedua pendekatan ini, yakni kuantitatif dan kualitatif, diharapkan mahasiswa dapat memiliki wawasan yang lebih luas dalam memilih dan menerapkan metode penelitian yang sesuai dengan permasalahan yang diangkat.

Pemahaman yang mendalam terhadap kedua metode ini akan meningkatkan kualitas penelitian mahasiswa serta mendorong mereka untuk menghasilkan karya ilmiah yang lebih komprehensif dan bermanfaat bagi perkembangan ilmu bimbingan dan konseling.

Narasumber dalam webinar ini adalah Dr. Alfaiz, S.Psi., M.Pd., C.Ed., yang juga menjabat sebagai Dekan FKIP Ma'soem University, seorang pakar dalam bidang penelitian kualitatif yang telah banyak berkontribusi dalam pengembangan metodologi penelitian di bidang pendidikan dan konseling. Dalam paparannya, beliau menjelaskan berbagai aspek penting dalam penelitian kualitatif, termasuk metode pengumpulan data, analisis tematik, serta validitas dan reliabilitas penelitian kualitatif.

Ketua Program Studi BKPI, Dr. Nikmarijal, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif yang sangat baik dalam meningkatkan kualitas penelitian mahasiswa.

“Webinar ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa dalam memahami lebih dalam metodologi penelitian kualitatif. Dengan adanya sesi ini, diharapkan mahasiswa mampu menyusun proposal penelitian yang lebih sistematis dan berkualitas. Kami berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk menunjang pengembangan keilmuan di bidang bimbingan dan konseling,” ujarnya.

Dengan terlaksananya webinar ini, diharapkan mahasiswa semakin siap dalam menyusun proposal penelitian yang sesuai dengan kaidah ilmiah serta dapat menghasilkan penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat dan pengembangan ilmu bimbingan dan konseling pendidikan Islam.(*)