IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA. Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam(FSEI) IAIN SAS Bangka Beliutng melalui Laboratorium Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam menggelar Pendidikan Pelatihan Desain Grafis tahun 2024 yang dilaksanakan pada kamis/29/2/2024, acara yang bertemakan “Menciptakan Skill Mahasiswa yang Unggul, Religius dan Professional dalam Bidang Dunia Digital”, digelar di Aula Terpadu IAIN SAS Babel.
Peserta pada kegiatan Pendidikan Pelatihan Desain Grafis ini merupakan sebaran dari mahasiswa Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam dengan 5 Program Studi didalamnya, yakni Perbankan Syariah (PS), Hukum Keluarga Islam (HKI), Akuntansi Syariah (AKS), Hukum Ekonomi Syariah (HES), dan Pariwisata Syariah (ParSy). Mereka diajak untuk belajar desain grafis diharapkan dapat bermanfaat bagi diri mereka, Masyarakat ataupun lingkungan sekitar dimanapun berada.
Pelatihan ini dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Dr. H. Iskandar, M.Hum. Ia mengatakan dalam era milenial dan digital saat ini, dunia desain mengalami perkembangan yang sangat pesat.
Untuk itu, dalam upaya meningkatkan potensi kreativitas Mahasiswa dalam bidang desain grafis, Pelatihan ini diadakan sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan akan keterampilan visual di era digital. Dalam hal ini, pihak fakultas melihat peluang besar bagi mereka yang memiliki kompentensi di bidang seni desain grafis.
Dengan adanya pelatihan ini, FSEI tidak hanya memperluas wawasan mahasiswanya, tetapi juga membuktikan bahwa Syariah dan Ekonomi Islam dapat diterapkan dalam berbagai bentuk, termasuk melalui seni visual.
Hal ini merupakan langkah maju dalam menghadapi tantangan zaman, di mana kreativitas dan teknologi menjadi kunci dalam menyampaikan pesan-pesan secara kreatif, efektif dan penuh inovatif. “terang Iskandar”
Pendidikan Pelatihan Desain Grafis menghadirkan Ketua APTIKOM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Syafrul Irawadi, M.Kom. Pelatihan dimulai dengan pemahaman dasar tentang Video Grafis. Peserta diajak untuk memahami konsep desain grafis yang efektif dalam konteks produksi video.
Beberapa poin utama yang dibahas meliputi: Pengantar Video Grafis: Peserta diperkenalkan dengan konsep-konsep dasar video grafis, termasuk prinsip desain dan komposisi visual. Teknik Editing Video: Diskusi melibatkan pengenalan berbagai teknik editing video, pemilihan efek visual, dan penyesuaian audio untuk mencapai hasil yang maksimal.
Supardi, M.Kom. yang merupakan Dosen IT juga sekligus Junior Graphic Designer yang sudah tersertifikasi di BNSP. Materi di buka dengan penjelasan singkat mengenai apa itu Desain Grafis, kemudian dilanjut dengan dasar-dasar dan prinsip dalam Desain Grafis.
Di setiap materi yang di berikan terdapat praktik singkat yang di lakukan oleh mahasiswa guna mengetahui sejauh mana pemahaman yang mahasiswa terima selama proses pelatihan.. Kemudian terdapat juga praktik singkat tentang editing foto, masing-masing mahasiswa di berikan waktu untuk mencoba mengedit foto dengan stok konten foto yang sudah disediakan.
Reski Anwar, M.H. selaku Kepala Laboratorium FSEI menyampaikan dalam pelatihan ini, peserta tidak hanya diberikan pemahaman mendalam mengenai teknik-teknik dasar desain grafis saja, tetapi juga diajak untuk menggali kreativitas mereka dan mengaplikasikannya dalam proyek-proyek di kehidupan nyata seperti perlombaan maupun usaha.
Harapannya, pemahaman yang mereka dapatkan dari pelatihan ini akan terus berkembang dan menjadi modal berharga dalam berkontribusi di masyarakat dan dunia kerja yang semakin beragam. "Semoga mahasiswa yang datang dari berbagai program studi ini dapat semakin luas akses yang bisa dilakukan dan didapatkan setelah mengikuti pendidikan pelatihan ini. Kedepannya para mahasiswa diharapkan dapat menjadi contoh dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar," jelas Reski Anwar”(*)
Penulis : Ayaknan