KOPASSAS IAIN SAS Babel Bersama WALHI Gelar Gerakan Penanaman Pohon untuk Jaga Lingkungan

avatar Tong Hari
Tong Hari

37 x dilihat
KOPASSAS IAIN SAS Babel Bersama WALHI Gelar Gerakan Penanaman Pohon untuk Jaga Lingkungan
KOPASSAS IAIN SAS Babel Bersama WALHI Gelar Gerakan Penanaman Pohon untuk Jaga Lingkungan

IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA. KOPASSAS (Komunitas Pencinta Alam-Sosial Syaikh Abdurrahman Siddik)IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung bersama Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI)Bangka Belitung menggelar Gerakan Penanaman Pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. 

Kegiatan ini dilaksanakan di kawasan Pantai Bakong, Desa Batu Beriga pada hari sabtu,20/12/2025/lalu, dengan melibatkan puluhan mahasiswa dihadiri dan diikuti secara antusias oleh puluhan warga Desa Batu Beriga serta masyarakat diberbagai desa sekitarnya.

Gerakan penanaman pohon ini bertujuan untuk mengurangi dampak kerusakan lingkungan, mencegah erosi, dan abrasi serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem alam. Berbagai jenis bibit pohon Lebih dari sekadar penghijauan, gerakan ini membawa pesan politik lingkungan yang kuat. 

Selain itu, Penanaman 2.500 mangrove ditanam, warga menegaskan bahwa laut adalah warisan bagi anak cucu yang harus dijaga dari eksploitasi industri ekstraktif maupun proyek berisiko tinggi yang mengancam ruang hidup masyarakat lokal.

Perwakilan WALHI Muhammad Badarudin menyampaikan bahwa kolaborasi dengan mahasiswa merupakan langkah strategis dalam menumbuhkan kesadaran ekologis generasi muda. Mahasiswa diharapkan tidak hanya berperan sebagai agen perubahan di dunia akademik, tetapi juga aktif dalam aksi nyata pelestarian lingkungan yang merupakan bagian dalam pengaplikasian tri darma perguruan tinggi.

Sementara itu, perwakilan mahasiswa KOPASSAS Adika Cipta Setiawanmenegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral terhadap alam. Melalui gerakan penanaman pohon, mahasiswa ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan demi keberlanjutan hidup di masa depan.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi edukasi lingkungan dan komitmen bersama untuk terus menjaga serta merawat pohon yang telah ditanam, agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh generasi mendatang.(*)