IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA. Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung (IAIN SAS Babel), Ny. Arnila Irawan, S.Ag dan Sekretaris Ny. Nurullita Amir hamzah mengikuti kegiatan pelatihan e-Reporting dan penerapan Artificial Intelligence (AI) dalam penulisan indeks Laporan Pelaksanaan Program Kerja (LPPK), Secara Daring ,Rabu, 14 /05/2025.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh DWP Kementerian Agama Republik Indonesia secara daring melalui platform Zoom Meeting. Mengusung tema "Monev dan Pelatihan e-Reporting Berbantuan Artificial Intelligence DWP Kementerian Agama RI",.
Pelatihan ini merupakan bagian dari program kerja DWP Kemenag RI Masa Bakti 2024–2029 yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan literasi digital para pengurus DWP dalam hal pelaporan elektronik.
Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Ketua DWP Kementerian Agama RI, Ny. Sinarliati Kamaruddin Amin. Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan motivasi kepada seluruh anggota DWP agar lebih aktif dalam menulis dan melaporkan kegiatan organisasi.
Menurutnya, penguasaan teknologi digital seperti e-Reporting dan pemanfaatan AI sangat penting dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas laporan program kerja.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap anggota DWP tidak hanya sekadar menjalankan program, tetapi juga mampu mendokumentasikan setiap kegiatan secara rapi, sistematis, dan tepat waktu dengan pendekatan digital yang lebih modern,” ujar Sinarliati.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi utama oleh narasumber dari Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kelembagaan (LPPK) DWP Kemenag RI, Abdul Mufti,.
Dalam paparannya, Abdul Mufti menekankan pentingnya monitoring dan evaluasi (monev) berbasis digital yang dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pelaporan kegiatan DWP.
Ia menjelaskan struktur dan mekanisme aplikasi E-Reporting, mulai dari input data, unggah dokumen, validasi oleh admin, hingga rekap nasional.
Lebih lanjut, Abdul Mufti juga mengenalkan pengembangan terkini dalam sistem pelaporan, yaitu integrasi Artificial Intelligence (AI).
Menurutnya, pemanfaatan AI diharapkan mampu membantu analisis tren pelaporan, mengidentifikasi kesalahan input secara otomatis, serta memberikan rekomendasi dalam pengambilan kebijakan berbasis data yang akurat.
“Dengan sistem yang terintegrasi dan cerdas, kita tidak hanya mencatat data, tapi juga memanfaatkannya secara strategis,” jelasnya.
Sementara itu, Ny. Arnila Irawan menyambut baik pelatihan ini dan menganggapnya sebagai langkah strategis dalam peningkatan kapasitas organisasi di bidang administrasi digital.
Ia menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam pelatihan ini akan menjadi bekal penting untuk meningkatkan mutu pelaporan program kerja DWP IAIN SAS Babel.
“Dengan pelatihan ini, kami berharap pelaporan kegiatan di lingkungan DWP IAIN SAS Babel dapat lebih tertib, cepat, dan akurat sesuai standar nasional,” .
Kami merasa lebih terbantu dan termotivasi untuk terus menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi, khususnya dalam penyusunan laporan yang lebih efisien dan akuntabel,” ujarnya.
Kegiatan pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen DWP Kemenag RI dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan berorientasi hasil di era digitalisasi.(*)